Site icon BeritaKota24

Marc Marquez Belum 100 Persen Jelang Tes MotoGP 2026

Marc Marquez

Marc Marquez Belum 100 Persen Jelang Tes MotoGP 2026

Marc Marquez Mengakui Bahwa Kondisi Fisiknya Belum Pulih Sepenuhnya Meski Sudah Semakin Dekat Dengan Tes Pramusim MotoGP 2026. Yang di jadwalkan berlangsung di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, pada 3–5 Februari 2026. Pengakuan ini membuat para penggemar dan pengamat balap memperhatikan lebih dekat kesiapan sang juara dunia jelang musim kompetisi baru.

Marc Marquez, yang berusia 32 tahun, masih dalam proses pemulihan setelah mengalami cedera bahu kanan akibat kecelakaan dalam MotoGP Indonesia Oktober 2025. Insiden dengan Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) membuatnya harus menjalani operasi dan rehabilitasi panjang. Sehingga dagu fisik dan daya tahan tubuhnya belum kembali 100 persen menjelang tes Sepang.

Pemulihan yang Belum Sempurna dan Tantangan Fisik

Marquez mengungkapkan bahwa cedera yang ia alami masih memengaruhi stamina dan kekuatannya saat menjalani aktivitas fisik secara terus-menerus. Menurutnya, ia mampu mengendarai motor dengan performa yang mendekati normal selama satu hari penuh. Namun pada hari kedua uji coba performanya cenderung menurun drastis. Hal ini menjadi tanda bahwa proses pemulihan masih berjalan dan belum cukup untuk konsistensi fisik sepanjang beberapa hari berturut-turut di tes Sepang.

“Saya bisa berkendara dengan sangat baik di level normal selama satu hari. Tetapi kemudian di hari kedua performa saya menurun drastis,” ujar Marquez kepada media, di kutip dari Crash. Ia juga menambahkan bahwa Sirkuit Sepang sendiri di kenal sebagai salah satu sirkuit paling menguras fisik di kalender MotoGP. Sehingga tantangan fisik menjadi semakin besar dibandingkan tes di lokasi lain.

Progres Pemulihan dan Optimisme Marc Marquez

Walaupun kondisinya belum maksimal, Marquez tetap melihat progres positif dalam pemulihan fisik dan kemampuannya mengendarai motor Ducati. Ia menilai bahwa kemampuan untuk berkendara di level normal dalam satu hari merupakan indikasi bahwa rehabilitasi yang di lakukannya berjalan dengan baik.

Ia menegaskan bahwa saat kondisi fisik sudah optimal, kecepatan akan mengikuti secara alami, dan bukan sebaliknya. Menurutnya, fokus utama dalam tahap awal ini bukan semata mengejar catatan waktu tercepat. Tetapi memastikan tubuhnya siap menghadapi jadwal balap yang padat sepanjang musim 2026.

Dampak Cedera Bahu Terhadap Persiapan

Cedera yang di alami Marquez bukan hanya memengaruhi kekuatan fisik, tetapi juga stamina dan daya tahan. Laporan media otomotif menyebutkan bahwa tantangan utamanya adalah ketahanan saat menjalani sesi latihan atau uji coba berulang. Terutama di sirkuit seperti Sepang yang memiliki panas dan tingkat kelelahan tinggi.

Selama musim dingin, Marquez rajin menjalani rehabilitasi intensif, latihan motor, dan latihan fisik di lintasan serta sirkuit latihan seperti Aspar Circuit di Valencia. Meski demikian, kebugaran fisik secara total tetap harus di uji di kondisi nyata seperti yang akan ia hadapi pada tes pramusim.

Tak hanya fisik, ia juga harus mengejar pemahaman terhadap Desmosedici GP26, motor Ducati yang akan di gunakannya musim ini. Model terbaru tersebut membawa tantangan teknis tersendiri, sehingga kemampuan adaptasi juga menjadi bagian penting dari persiapannya sebelum musim balap di mulai.

Tes Sepang: Momen Penentu Sebelum Musim Dimulai

Tes pramusim di Sepang bukan sekadar ajang pemanasan, tetapi tolok ukur penting bagi pembalap dan tim untuk menilai kesiapan kendaraan dan fisik. Selain tes di Malaysia, uji coba lanjutan di jadwalkan berlangsung di Thailand pada 21–22 Februari 2026. Yang akan menjadi fase krusial lain sebelum kompetisi resmi bergulir.

Marquez memprediksi bahwa performanya akan cukup kuat pada hari pertama, namun stamina yang belum maksimal kemungkinan membuat performa turun di hari kedua. Hal ini menunjukkan bahwa fokusnya saat ini bukan hanya catatan waktu. Tetapi konsistensi fisik untuk menghadapi jadwal panjang MotoGP 2026.

Marc Marquez mengakui bahwa dirinya belum pulih sepenuhnya menjelang tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang karena cedera bahu yang masih dalam proses pemulihan. Meski begitu, progres positif dan optimisme untuk kembali kompetitif tetap ada. Terutama setelah menunjukkan kemampuan mengendarai motor hampir normal.

Exit mobile version