
Masjid Raya Ikon Keislaman Dan Kebanggaan Kota Tangerang
Masjid Raya Al Azhom Merupakan Salah Satu Masjid Termegah Dan Terbesar Di Indonesia, Sekaligus Menjadi Ikon Religius Kota Tangerang, Banten. Dengan arsitektur megah, kubah besar tanpa tiang penyangga, serta peran strategisnya sebagai pusat kegiatan keagamaan, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol kemajuan dan identitas masyarakat Tangerang.
Masjid Raya Al-Azhom mulai di bangun pada tahun 1997 dan di resmikan pada 2003 oleh Presiden Republik Indonesia saat itu. Pembangunan masjid ini merupakan gagasan dari Pemerintah Kota Tangerang sebagai upaya menghadirkan pusat ibadah yang representatif sekaligus landmark kota.
Nama “Al-Azhom” berasal dari bahasa Arab yang berarti Yang Maha Agung, salah satu asmaul husna. Nama ini mencerminkan harapan agar masjid menjadi tempat umat Islam mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menjadi pusat pembinaan umat yang penuh nilai spiritual dan kebesaran Islam Masjid Raya.
Keunikan Arsitektur dan Desain Masjid Raya Al-Azhom
Daya tarik utama Masjid Raya Al-Azhom terletak pada kubah raksasanya yang berdiameter sekitar 63 meter dan diklaim sebagai salah satu kubah terbesar di dunia yang di bangun tanpa tiang penyangga di bagian tengah. Kubah ini di topang oleh sistem struktur modern yang memungkinkan ruang salat luas dan terbuka.
Masjid ini memiliki lima kubah utama yang melambangkan Rukun Islam, serta enam menara yang menjulang tinggi sebagai simbol Rukun Iman. Sentuhan arsitektur Timur Tengah berpadu dengan unsur modern menjadikan Masjid Raya Al-Azhom tampak megah sekaligus elegan.
Interior masjid di hiasi dengan kaligrafi ayat-ayat Al-Qur’an, ornamen geometris Islam, serta pencahayaan alami yang memberikan suasana khusyuk dan menenangkan bagi para jamaah.
Kapasitas dan Fasilitas
Masjid Raya Al-Azhom mampu menampung puluhan ribu jamaah sekaligus, terutama saat pelaksanaan salat Jumat, salat Idul Fitri, dan Idul Adha. Area masjid dilengkapi dengan halaman luas, area parkir, tempat wudu yang memadai, serta ruang-ruang pendukung untuk kegiatan keagamaan.
Selain ruang salat utama, masjid ini juga memiliki aula serbaguna, ruang pertemuan. Dan juga fasilitas pendidikan yang sering di gunakan untuk kajian Islam, pengajian rutin, serta kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Pusat Kegiatan Keagamaan dan Sosial
Masjid Raya Al-Azhom bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas keislaman di Kota Tangerang. Kemudian berbagai kegiatan rutin di gelar, seperti kajian tafsir, ceramah keagamaan, peringatan hari besar Islam, hingga kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan bantuan kemanusiaan.
Masjid ini juga kerap menjadi lokasi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat daerah maupun nasional. Serta acara keagamaan besar yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai wilayah.
Daya Tarik Wisata Religi
Sebagai salah satu masjid ikonik di Indonesia, Masjid Raya Al-Azhom juga menjadi destinasi wisata religi. Banyak wisatawan domestik maupun mancanegara datang untuk beribadah sekaligus menikmati keindahan arsitekturnya. Pada malam hari, pencahayaan masjid menciptakan pemandangan yang sangat indah dan fotogenik.
Lokasinya yang strategis di pusat Kota Tangerang membuat masjid ini mudah diakses dari berbagai arah, termasuk dari Jakarta dan wilayah sekitarnya.
Peran dalam Masyarakat
Keberadaan Masjid Raya Al-Azhom memiliki peran penting dalam membangun kehidupan religius dan sosial masyarakat Tangerang. Masjid ini menjadi ruang inklusif bagi umat Islam dari berbagai latar belakang untuk berkumpul, belajar, dan beribadah bersama.
Selain memperkuat nilai spiritual, masjid ini juga berfungsi sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah kehidupan perkotaan yang dinamis.
Masjid Raya Al-Azhom bukan sekadar bangunan ibadah, melainkan simbol kebesaran Islam dan kebanggaan masyarakat Kota Tangerang. Dengan arsitektur megah, fungsi keagamaan yang luas, serta peran sosial yang aktif, masjid ini menjadi pusat spiritual sekaligus landmark kota yang merepresentasikan harmoni antara nilai religius dan kemajuan zaman.