Perang Terlama

Perang Terlama Yang Terjadi Di Dunia, Ini Dia Sejarahnya

Perang Terlama Di Suatu Konflik Memerlukan Waktu Yang Lama Diperlukan Persiapan Yang Matang Menjadi Hal Yang Penting Guna Meraih Kemenangan. Sejarah pernah mencatat perang yang memakan waktu yang lama. Gambaran dari perang yang lama ini, menunjukkan bahwasannya manusia ialah makhluk yang selalu dipenuhi hawa nafsu. Dan sering berselisih paham dan ingin mendapatkan sesuatu melalui kekerasan. Salah satu pertempuran yang memerlukan masa yang lama adalah Perang Seratus Tahun antara kerajaan Inggris melawan kerajaan Prancis di tahun 1337 Masehi. Di sebabkan oleh pertengkaran untuk klaim atas takhta di kerajaan Prancis oleh raja-raja Inggris. Akibat dari klaim tersebut membuat kedua kerajaan tersebut harus melangsungkan perang selama 100 tahun lamanya. Akan tetapi dalam sebuah peperangan tidak hanya mementingkan menyerang. Ada juga namanya gencatan senjata, tujuan dari gencatan ialah untuk menyusun strategi serta menyembuhkan luka-luka prajurit baik fisik dan mental mereka. Dalam Perang Seratus Tahun terdapat gencatan selama beberapa dekade.

Rencoquista Menjadi Perang Terlama Dalam Sejarah Umat Manusia

Tentunya dalam sejarah banyak terdapat perang yang memerlukan waktu yang lama. Akan tetapi terdapat pertempuran yang paling lama, yaitu Rencoquista Menjadi Perang Terlama Dalam Sejarah Umat Manusia. Selain membutuhkan waktu yang lama perang ini juga pertempuran tersulit bagi koalisi kerajaan Spanyol serta kerajaan Portugis. Pertempuran ini bertujuan untuk menghadapi pemimpin Muslim pada Semenanjung Iberia. Pertikaian ini di awali pada tahun 711 masehi, pada masa itu para prajurit Islam-Berber melewati Selat Gibraltar. Kemudian pada tahun 718 masehi, para pasukan Muslim mulai menyerang Spanyol dan memasuki Spanyol serta Portugal, bertujuan mengendalikan wilayah Iberia. Setelahnya wilayah kerajaan kristen di Spanyol serta Portugal di kendalikan oleh khilafah Islam. Akan tetapi para kerajan-kerajaan kristen mulai menyatukan kekuatan mereka untuk mengendalikan kembali Semenanjung Iberia. Selanjutnya khilafah Islam berhasil di usir oleh kerajaan-kerajaan kristen, yaitu Spanyol dan Portugal di tahun 1492 masehi. Pada bagian selatan yaitu Granada serta Andalusia di perintah oleh Ferdinand II serta Isabella I.

Pada pertempuran selanjutnya yang memerlukan masa yang lama yaitu perang Roman-Germanic. Perang ini sendiri berlangsung sepanjang 781 tahun, di mulai pada tahun 113 sebelum masehi, hingga 596 masehi. Akibat dari konflik ini menyebabkan terhapusnya “Kekaisaran Romawi” serta wilayah kuno Jermanik sejak abad ke 2 sebelum masehi sampai abad ke 10 masehi. Peristiwa yang tercatat dalam sejarah dalam pertempuran ini ialah, kekalahan kaisar romawi Romulus Augustus di tahun 476. Dan secara tidak langsung dari perang ini mengakibatkan runtuhnya Romawi Barat.

Anglo-French Pertempuran Antara Perancis Dan Inggris

Anglo-French Pertempuran Antara Perancis Dan Inggris, berlangsung selama 706 tahun. Dan di mulai di tahun 1109 sampai kekalahan Napoleon untuk kedua kalinya di tahun 1815. Pada saat terjadinya pertempuran itu, Kekaisaran Napolen berhasil tunduk terhadap kekuatan gabungan dari beberapa negara yang ada di Eropa. Di waktu itu, terdapat perebutan wilayah Prancis yang mengakibatkan timbulnya pertempuran vital yaitu, Agincourt, Crecy serta Waterloo. Perlawanan Inggris di lakukan pada saat mereka mengerahkan pemanah terkenal guna memberhentikan serangan dari Perancis. Perang ini menjadi penyebab terpicunya dampak terhadap kebanyakan negara di Eropa. Contohnya yaitu, kontribusi Perancis , dalam perang Revolusi Amerika yang terjadi di tahun 1775.

Pada pertempuran selanjutnya terjadi antara sesama bangsa Arab, yaitu perang Yaman melawan Ottoman. Perang ini terjadi di tahun 1538 masehi sampai 1911 masehi, pada konflik Ottoman berambisi untuk memperluas wilayah mereka sampai jazirah Arab, khususnya Yaman. Terjadi selama 373 tahun membuat kedua belah mengalami kerugian baik kehilangan para prajurit serta sumber daya mereka. Dan di tahun 1911, Ottoman serta Yaman membuat perjanjian, bahwasannya Ottoman menghadiahkan Yaman status otonomi di bawah kepemimpinan kekhalifahan.